What does Exist on This:

Senin, 01 Mei 2017

Makan Gratis Di Kenny Rogers Roaster Chicken

Mau makan paket lengkap yang sehat dan mengenyangkan? 
You have to read whole of my writing in this section!

Weekend kemarin aku diajak makan gratis loh teman foodies. Makan gratis kali ini disponsori oleh "SamsungGitfIndonesia" Kali ini kupon gratis makan di restoran ayam panggang "Kenny Rogers Roaster Chicken" Tuh dari namanya aja udah langsung tau kan genre resto masakan apa dan siapa founder-nya. Restoran ini memang didirikan oleh Kenny Rogers si penyanyi asal Amerika Serikat sejak tahun 1991. Mengusung tagline "Less fat..less salt..less calories" restoran ini menghidangkan ayam panggang beserta side dish lainnya yang gak kalah sehat. 

Resto ini tentu sudah ada di berbagai negara ya teman foodies, dan aku makan di cabang Mall Botani Square, Bogor. Pertama berdiri di depan restonya sudah disambut dengan pelayannya yang sigap. Karena dari kupon samsung gift sudah ditentukan menu apa yang kita dapet, jadi kita langsung disajikan menu itu. Tapi kita masih dikasih pilihan saus. Ada tiga saus untuk ayam panggangnya, black pepper, barbeque, dan original mushroom. Saus yang aku pilih ya barbeque, biar umum makanan panggang biasanya sausnya itu. Hihi. 
Gak sampai nunggu lama, datanglah sepiring besar berisi ayam panggang dengan tiga side-dish, mashed potato with gravy, bbq baked beans, dan coleslaw. Yap ini dia review rasa dari tiap sajiannya.


Dimulai dari ayam panggangnya, tampilan luar ayam ini sangat menggugah mata. Glossy, warnanya emas kecoklatan gitu dan sausnya di atasnya bikin ngiler. Porsi ayamnya cukup besar lah ya untuk ukuran satu orang. Rasa dan aroma ayam panggangnya khas dan sangat rempah (rempah lada aja kayanya yang ada di ayam ini), terus rasa sausnya sendiri agak asin sih, mungkin karena aku pilih bbq jadi rasanya asin gitu. Daging ayamnya lembut, empuk dan berasa banget bumbunya.
Terus mashed potatonya disajikan membentuk mangkuk gitu, di dalamnya ada gravy. Tekstur mashed potatonya lembut banget tanpa tambahan garam dan lainnya. Tapi gravy di dalamnya itu asiin sekalii. Padahal salah satu tagline-nya less salt. Haha mungkin chef-nya mau nikah jadi keasinan. Yang penting mashed potatonya enak banget kok. 
Sementara bbq baked beans-nya yang paling jadi favorit aku. Karena kacang merahnya besar-besar dan rasa saus bbq-nya pas, enak, jadi perpaduan manis kacang merah sama asin bbq. Duh jadi ngebayangin lagi pas nyicipin bbq baked beans di sini.
Nah, untuk kalian yang suka salad, coleslaw ini recommended dicoba. Isinya irisan kol, selada, bawang merah, dan tomat dicampur mayonaise. Karena aku ga suka salad jadi cuma nyicipin sedikit aja, tapi rasanya renyah, fresh, dan gak kerasa pahit sayuran mentah gitu. Mungkin yang vegetarian atau pecinta salad akan suka sama rasa salad di sini. 
Selain itu di sini juga disajikan muffin dengan tiga varian rasa juga, ada raisin banana, golden vanilla dan raisin coklat, mereka sebutnya home-made muffin. Akhirnya muffin yang aku pilih rasa raisin banana. 


Selesai dengan review rasa makanan di sini, dari segi tempat restoran ini temanya casual dinning karena ga terlalu family resto tapi juga ga terlalu banyak ornamen dan perabot unik seperti resto khusus anak muda hangout. Tapi sangat cozy kok.

Rate harga di sini bisa dilihat di buku menu di bawah sini ya, 



















  Seperti biasa, tulisan ini hanya untuk menggugah rasa penasaran kalian aja teman foodies, enak atau enggaknya pasti lidah orang berbeda. Makanya dicobain juga biar ga penasaran, langsung kunjungi Kenny Rogers Roaster Chicken terdekat di kotamu ya. Selamat Makan Enak!!!

Sabtu, 15 April 2017

KULINERAN DI TOASTEA

Hallo, geode nacht allemaal!!
Minggu ini giliran review kafe di daerah Bogor ya. Sebenarnya aku gak nargetin sih mau kunjungan ke kafe mana aja. Semua kafe yang pernah aku review hanya berdasarkan ke mana kaki ini ingin melangkah dan ke mana pula dompet ini mampu mencukupinya. Hehe.  Ceritanya minggu ini janjian sama temen untuk kulineran, dan kita memilih kafe di daerah Bogor Tengah yaitu “TOASTEA”. Kita tau kafe ini dari Instagram karena kafe ini menyediakan menu hits saat ini, model-model chicken roll mozzarella gitu. Dan yang paling menarik sih sebenarnya karena ada mainan-mainan serunya.  Ya semacam whats up café gitu deh.

Letak kafe ini sebenarnya cukup gampang juga ditemukan because it placed behind Botani square’s  motorcycle park. Alamatnya di Jl. Cirahayu no 14 Bogor. So, after all of Bogor rude traffic, kita sampai di sana dan kafenya udah rame karena pas jam makan siang. Kita pun dapet tempat duduk di beranda belakang yang gak ada mainannya.

Ok, forget about the place (nanti aku bahas di bawah ya) kita step ke review rasa dan tampilan makanan di sini. Aku pesen tiga menu, main course-nya aku pesen cheezy winger, cemilannya aku pesen katsumozza dan dessertnya aku pesen blooming red. So, here it is…

Menu pertama yang aku cicipi adalah cheezy winger. Cheezy winger ini disajikan di atas hot plate berisi saus lada hitam, crinklecut fries, dan 6 chicken wings yang dibalut mozzarella beserta taburan parsley di atasnya. Mulai dari rasanya menurut aku ini enak banget. Gak terlalu asin dan gak terlalu gurih. Tapi saus lada hitamnya cukup pedas. Terus ayamnya juga enak, empuk apalagi dimakan berbarengan sama mozarellanya jadi ada sensasi kenyal-kenyal gitu. Yang terpenting adalah mozarellanya gak asem, teman foodies! Sementara crincklecut fries-nya renyah di luar dan lembut di dalam. Nah selama kita makan menu ini aroma parsley selalu tercium, jadi ada wangi herbal gitu. Aduh jadi kebayang lagi pas nulis ini. Hmm. Porsi ini menurut aku hanya cukup untuk satu orang, harga satu porsinya 35K. Cukup murah kan teman foodies dan kalian bisa kenyang banget.

Menu kedua yaitu katsumozza. Isinya adalah chicken katsu di atasnya ada lelehan mozzarella dan saus sambal. Untuk cemilan ini lumayan mengenyangkan dengan harga yang terjangkau yaitu 20K saja. Chicken katsunya juga gak terlalu tipis dan ga berbau ya teman foodies. Tapi sayang mozarellanya dikit. Hihi.



Menu terakhir yang aku coba adalah si smoothies namanya blooming red. Isinya semangkuk smoothie naga merah, di atasnya ada potongan kiwi, kacang almond, pistachio, biji chia dan granola. Rasanya manis alami dari naga merah tanpa tambahan air dan gula. Terus almond, pistachio sama granola di atasnya bikin krenyes-krenyes saat dimakan. Penyajiannya cantik dan warnanya menggoda. Pokoknya smoothie ini juara, harganya cuma 32K aja kok. Cocok juga untuk yang konsen diet. Hihi.



Nah untuk segi tempatnya, aku kira akan nemuin kafe dalam ruko. Ternyata kafe ini di rumah gitu. Terus halamannya dibuat teras kecil untuk tempat makan dan di sampingnya konter untuk kasir dan tempat masak. Di belakangnya masih ada teras kecil untuk tempat makan dan taman di bawahnya. Mainan-mainan yang aku ceritain di awal itu ternyata cuma ada di tempat makan bagian depan aja.   

Yowes lah kalau penasareun jangan lupa mampir ke sana. Karena makanannya enak dan harganya murah, terjangkau banget untuk anak muda. Jangan lupa komen dan follow terus blog aku ya. Tungguin tulisan-tulisan selanjutnya. Bedankt voor het lezen. Dag!


Selasa, 11 April 2017

ICIP-ICIP DI PATBINGSOO

REVIEW PAT BING SOO  (KOREAN DESSERT HOUSE)
Haloo teman foodies, entah kenapa sekarang aku lagi demam makanan Korea, sebenarnya bukan demam semua makanannya sih ya. Tapi lebih demam chicken wings/ribs/chicken drum stick yang dibalut mozzarella gitu. Dan kebetulan banget temen aku ada yang mau traktir. Yipiii!! Inilah yang selalu ditunggu food blogger macem aku, makan gratis cuy:D
Kemarin kita memutuskan untuk makan di Pat Bing Soo di Bintaro Exchange. Setelah muter-muter mencari keberadaan restorannya, ahirnya nemu juga tempatnya pinggiran sisi mall dekat dengan pintu Selatan. Sebenarnya menurut aku kalau yang belum tau tempatnya terpencil macem itu pasti udah males duluan, tapi karena sudah niat pengen makan di situ akhirnya dicarilah keberadaannya.
Pas datang langsung lah melirik menu-menu yang ada, inilah daftar menunya:
Akhirnya kita memutuskan untuk memesan Honey Chicken Wings with Cheese dan Ramyeon. Dan untuk dessertnya kita memilih Jamsil Patbingsoo.
Untuk menu Honey Chicken Wings with Cheese, sebenarnya kita pesan Spicy Chicken Wings with Cheese. Tapi entah waitress nya salah catet atau salah denger padahal kita udah negesin sih. Yasudah lah tinggal dicicipi, mubazir. Jadi chicken wings with cheese ini disajikan dengan french fries, tiga chicken wings, tiga pentulnya paha bawah dan parutan mozzarella di bawahnya. Terus waitressnya akan bawain portable stove beserta mejanya juga perlengkapan memasaknya. Pas udah ready, kita langsung ambil bagian masing-masing. Menurut aku rasa chicken wingsnya sendiri enak, ga terlalu asem kaya chicken wings yang beberapa kali aku cobain di resto-resto sebelumnya. Terus keju mozarellanya juga enak sih, ga terlalu asem juga pas udah dingin, karena biasanya suka asem. Daan yang paling aku suka sih French friesnya, karena enak dan gurih. So far aku suka sama rasa honey chicken wings with cheese di sini, sayang aja ukuran chicken wingsnya kecil-kecil.



Nah untuk menu ramyeon-nya, disajikan dalam panci kecil, isinya ada kimchi, nori, daun bawang, irisan bawang Bombay, telur setengah matang, mie, potongan sosis dan kuah yang merah menggoda.  Rasa ramyeon-nya asem pahit gitu. Mungkin bawaan kimchi kali ya, dan ga pedas (padahal aku berharap banget ini mie pedas). Tapi enak kok, ya gak seenak ramen pinggir jalan yang sesuai lidah aku. Hihi.



Terus untuk dessertnya si jamsil patbingsoo ini isinya terdiri dari snow ice, pat, choco stick, oreo, vanilla ice cream, dan almond dan disirami dengan susu kental coklat. Nah untuk menu yang ini menurut lidah aku juara banget. Manisnya pas, campuran dari oreo, snow ice, almond, pat dan vanilla ice cream nya pas banget. Karena biasanya kalua aku nyobain dessert model gini lebih sering dominan snow ice-nya. Tapi di jamsil patbingsoo ini semua rasanya ngeblend dan coklatnya dominan parah. I intend to order this same menu again.

Dan untuk harga, bisa dilihat ya di buku menu harga dessertnya lumayan murah dan sesuai standar resto-resto lain yang menyediakan menu dessert. Sementara makanan lainnya, ya sesuai harga resto di mall pada umumnya, ini termasuk yang murah sih ya, hm menengah gitu. Tapi aku saranin kalau mau nyobain berbagai menu di sini lebih baik bawa banyak temen biar bayarnya bisa lebih murah.

















Sementara dari segi tempat, cukup cozy tapi dekorasinya so far biasa aja.


Gitu deh reviewnya, semoga suka ya bacanya dan semoga bisa bikin kalian ketagihan makan di sini. Mangga dicobian sendiri ke tempatnya. Kalian juga bisa tanya orang-orang yang pernah makan di sini juga. Karena resto ini udah lumayan lama dan terkenal juga ya. 

Kamis, 23 Maret 2017

(REVIEW) OJJU K-Food

Hai teman foodies,,,hampir seminggu lebih nih ga nulis review atau resep makanan buat kalian. Eits tapi tenang kali ini aku mau kasih review untuk makanan yang lagi hits dan diminati semua usia. Yapps chicken roll atau cheese buldak. Ceritanya, semenjak sebulan yang lalu aku curious banget untuk nyobain menu ini. Tapi selalu ga punya waktu untuk perginya. Dan untungnya hari ini kesampean juga dan ada temen makan juga.

Restoran yang menyajikan menu cheese buldak atau chicken roll tuh banyak ya, tapi aku mau start dari restoran Ojju K-Food cabang Gandaria City. Cabang lainnya ada di Mall Kota Kasablanka. Saran dari aku ya teman foodies kalian sebaiknya datang ke sana sekitar jam 11-12 siang, karena di atas jam itu pasti penuh sama orang-orang yang mau makan siang dan kalian bakalan terjebak dalam waiting list. Haha. Karena dari awal udah niat mau nyobain chicken roll, jadi aku langsung pesan satu porsi chicken wings roll dengan level fiery sipcy yang mana ini porsinya untuk dua sampai tiga orang. 

Rolling cheese ini bisa ditambah dengan fried rice yang akan diaduk sama mozarellanya, cukup dengan menambahkan 29K aja. Tapi aku sih prefer ga pake nasi ya karena pasti kenyang banget. Tergantung porsi orang yang makan ya. Harga seporsi chicken wings rolling cheese ini 99K. Menurut aku ini lumayan lah ya harganya kalau kita ajak teman buat join bayar dan makan berdua atau bertiga. Selain rolling cheese ada juga menu-menu makanan korea lainnya, seperti tteokboki, jjigae (mie korea yang ada seafoodnya), ramyeun, dll.

Ga nunggu lama, pesenan aku pun datang dan ternyata benar-benar besar porsi ayamnya. Chicken wingsnya dipotong jadi delapan bagian dan langsung dibalutin dengan mozzarella yang dilelehkan di atas kompor langsung di depan kita. Selain itu juga ada dua potong potato wedges dan side dish lainnya (asinan, macaroni cheese, kimchi dan sup jagung)

 Cara makannya bisa pakai sendok atau bisa juga pakai tangan karena di sana disediakan hand gloves dari plastic untuk kita yang mau makan pakai tangan tapi ga mau tangannya kotor (biar ga ribet jadi aku makan pake tangan).  Nah sementara dari taste-nya, menurut aku ayamnya cukup crispy. Sausnya juga lumayan enak walaupun ada kecut-kecut dikit. Entah itu dari ayam entah dari mozarellanya ya. Kalau mozarellanya sendiri lebih enak dimakan waktu masih panas karena pas udah dingin malah jadi bikin enek gitu. Aku baru makan dua potong chicken wings yang dibalurin mozzarella udah begah banget. Akhirnya dipaksain sampai benar-benar tandas hot platenya. Haha.

Terus dari segi place dan dekorasi menurut aku dekorasi tempatnya sangat sederhana. Cuma ada hiasan lukisan di dinding sama bohlam-bohlam gantung aja. Sepertinya harus ditambah dekorasi atau interior lucu yang khas biar pengunjung juga tambah betah di sana. Tapi dari segi pelayanannya sangat cekatan dan ramah. Ya itu bagian dari service sih sebenarnya, kan service juga kita bayar. Haha. Piss!!

Nah teman foodies, kalau kalian penasaran langsung dicoba aja sendiri ya. Selain di Ojju K-Food aku juga ada rencana untuk nyobain rolling cheese lainnya di resto yang mungkin harganya lebih terjangkau bagi dompet mahasiswa atau pelajar. Tapi mungkin agak lama karena dua minggu ke depan aku masih banyak tugas dan acara.

Sampai bertemu di tulisan selanjutnya! XOXO

Senin, 13 Maret 2017

Resep Mantap Sambal Goreng Krecek

Hai teman foodies, pernah makan krecek ga? Atau ada yang belum tau krecek itu apa?
So krecek itu nama lain dari kulit sapi. Beda loh ya sama kikil. Kalau krecek bentuknya seperti kerupuk kulit sapi yang biasa kita lihat di warung atau di rumah makan padang. Nah, krecek ini paling juara kalau dimasak dijadiin sambal goreng. Para pecinta gudeg pasti sudah mencoba ya sambal goreng krecek ini.
Yaps, biasanya paling enak makan sambal goreng krecek ya dicampur dengan gudeg. Tapi di beberapa acara hajatan juga sering loh menyajikan menu ini untuk tamu tanpa dilengkapi gudeg. Karena rasanya tetep nampol temen foodies!
Mau tau cara membuatnya, lets check and try this out:
1. Bahan
    -kerupuk kulit sapi (krecek)
    -kacang merah/kacang tolo
    -santan
    -cabai rawit merah
    -cabai merah
    -bawang merah
    -bawang putih
    -lengkuas, memarkan
    -merica
    -1/4 sdt terasi
    -gula merah
    -garam
    -daun salam
    -daun jeruk
2. Cara Membuat
    -haluskan bawang merah, bawang putih, cabai merah dan terasi
    -tumis bumbu yg sudah dihaluskan. Masukkan kacang tolo/kacang merah, lengkuas, salam,                  daun jeruk
    -masukkan santan beri garam, gula merah dan lada
    -ketika mendidih masukkan krecek dan tunggu sampai santan menyusut
    -sebelum santan benar-benar surut beri potongan cabai rawit merah.
    -sajikan
Nah gampang kan teman foodies membuat sambal goreng kreceknya. Selain kacang tolo/kacang merah bisa juga loh diganti dengan ati ampela dan juga kentang.
Selamat mencoba teman foodies dijamin nafsu makan bertambah😆

Sabtu, 04 Maret 2017

RESEP SATE TAICHAN-NYA IIS

Semua sudah pernah dengar dan makan sate taichan belum? Ituloh sate yang berasal dari Jepang. Bedanya dengan sate madura yang biasa kita makan, terdapat di cara pembuatannya dan bumbu yang melengkapinya. Sate taichan warnanya putih dan tidak menggunakan kecap juga saus kacang, tapi justru menggunakan sambal rawit yang pure dan pedas. Saat ini sih sate taichan jadi makanan populer loh di kalangan anak-anak muda. Untuk harga sih lumayan terjangkau untuk kantong anak muda, yaitu di kisaran 2.000-2.500/tusuk. Biasanya satu porsi sate taichan berisi 10 tusuk.
Kalau yang sudah memfavoritkan sate taichan seperti saya, cukup rugi juga ya kalau harus beli setiap hari. Makanya saya belajar deh cara membuatnya, yuk simak cara membuatnya🙌🙌

Bahan:
1. Sate
    - 1/2 dada ayam
    - 2 jeruk nipis
    - 2 cm jahe
    - 8 siung bawang putih
    - 1/2 sdm garam
    - 1/2 sdm merica
2. Bumbu Sambal Taicha
    - 1/4  cabe rawit merah
    - 2 Siung bawang merah
    - 1 siung bawang putih
    - 1/2 sdt garam
    - air secukupnya (opsi)
Cara Membuat
1. Cuci ayam (fillet) sampai bersih lalu potong dadu
2. Giling bawang putih dan jahe lalu balurkan ke ayam dan berikan garam, merica serta perasan jeruk     nipis
3. Diamkan hingga 20 menit supaya meresap
4. Tusukan daging ke lidi dan panggang  sampai matang (jangan sampai terlalu coklat apalagi                 gosong)
5. Untuk sambal, rebus cabai rawit, bawang merah, bawang putih lalu ulek dan tambahkan sedikit air     panas juga garam.
6. Siram sambal ke atas sate taichan yang sudah matang.
7. Hidangkan

Bagaimana, mudah kan cara membuatnya?. Kalau kalian punya referensi lain atau masukan lainnya bisa tinggalkan komen di bawah ya. Enjoy the writing and try to make your meal! 💕
Sate Taichan ala chef Iis ready to serve daann ternyata habis juga dimakan tamu-tamu.😃 FOOD REALLY COULD MAKE ME HAPPY



Kamis, 02 Maret 2017

(REVIEW) FOREST COFFE AND FOOD CAMP



Hai haiii…
Minggu ini aku mau me-review kafe dan resto yang deket-deket rumah aku. Karena aku berdomisili di Bogor yang dekat sekali dengan Depok, jadi aku sering main  ke Depok. And there was a new café that got me so curious. Nama kafe-nya “FOREST COFFE&FOOD CAMP”. Sesuai namanya kafe ini berkonsep outdoor dan cocok untuk kalian yang butuh tempat nongkrong dan ngopi-ngopi. Forest cafe and food camp ini baru banget berdiri tiga bulan yang lalu. Kafe ini buka mulai pukul 11 siang sampai 11 malam. Forest ini berlokasi di Jalan raya Muchtar no 23 Sawangan Depok. Kira-kira gak jauh dari perempatan Parung Bingung. Aksesnya juga gampang kok, masih di jalur yang biasa dilalui angkot.
Sebenarnya kafe ini menu utamanya kopi dan snack-snack gitu. Selain kopi dan snack masih ada juga spaghetti, zuppa, ropan, roti bakar, dsb. Tapi yang buat menarik sih buat aku yaitu adanya menu makanan berat yang dijual sama pedagang di luar konsep forest coffe itu. Ada sekitar enam booth berbentuk konteiner yang menjual macam-macam makanan, mulai dari pizza, sop iga, soto ayam, nasi mangkok dan ayam pedes gitu. Dan sistem booth makanan berat itu kaya food court gitu jadinya.
Selain itu yang bikin lebih menarik adalah tempat forest coffe yang adem, luas dan tempat-tempat duduk yang beragam. Ada tempat duduk dari hammock, kursi kayu, sampai kursi balon gitu. Walaupun konsepnya outdoor, tapi kafe ini engga panas kok. Jadi kita benar-benar ngerasain kaya camping di alam terbuka gitu. 





 Kalau masalah taste sih menurut aku lumayan ya untuk lidah kalian-kalian yang butuh nongkrong ditemenin kopi dan snack-snacknya. Daann yang terpenting harganya bersahabat sama kantong. Menu yang aku pesen sih cuma ‘Macchiato’ sama ‘Nachos with bolognaise sauce’.

Nachos ini dihidangkan dengan parutan keju di atasnya dan saus bolognaise di cup gitu. Rasa nachos-nya gurih, renyah dan berasa jagung. Iyalah namanya juga keripik jagung masa berasa ubi. Dan kalau saus bolognaise-nya lumayan enak, cuma ada amis-amis dikit gitu. Ya it’s okay lah ya tetep enak kok.  Harganya juga lumayan di kantong, nanti bisa liat di book receipe di bawah. Untuk porsinya sih menurut aku untuk satu orang lumayan banyak.


 
Nah karena ini kafe untuk kopi, aku pesen macchiato karena aku enggak terlalu suka kopi yang pahit dan real kopi gitu. Makanya aku pesen macchioato, karena macchiato masih ada campuran espresso sama susu. Menurut aku rasa macchiato-nya pas, enggak terlalu manis dan enggak terlalu pahit juga. Tapi sayanganya gelasnya kecil banget. Hehe.




Inilah lampiran menunya ya, harganya lumayan kan.






Nah begitulah review kafe dan resto kali ini. Semoga suka ya dengan review aku. Dan jangan lupa coba dikunjungin aja kafenya kalau bikin penasaran. Sampai bertemu di tulisan selanjutnya. Dagh!